Gedung Berbentuk Garuda Yang Terabaikan Oleh Orang Indonesia



Bintang yang menjadi induk sistem tata surya itu dikenal dengan sebutan HD 10180. Sistem planetarium ini diyakni sebagai sistem yang paling besar, yang pernah ditemukan di bawah matahari.

"..kita telah menemukan sebuah sistem tata surya yang mirip dengan sistem tata surya kita, tapi ada sejumlah planet yang belum ketahui secara pasti," kata Dr Christophe Lovis yang memimpin tim ahli dari the European southern Observatory (ESO).

Para astronom telah mengkonfirmasi keberadaan lima buah planet, dan menemukan cukup bukti tentang keberadaan dua planet lainnya. Salah satunya mirip dengan Saturnus yang beratnya paling tidak 65 kali berat bumi, dan mengorbit selama 2.200 hari. Satu planet lainnya berukuran lebih kecil sekitar 1,4 kali berat bumi.

Sistem Tata Surya yang Terbaru



Juru bicara perusahaan itu mengatakan, plastik yang dihasilkan lebih tahan terhadap air dan panas. "Plastik dari kulit kacang ini cocok untuk digunakan sebagai bahan suku cadang komputer dan perangkat elektronik lainnya," katanya.

Dijelaskannya, NEC akan melanjutkan penelitian untuk membuat bio-plastik yang lebih tahan api. Selain itu, katanya, perusahaan itu juga akan meningkatkan efisiensi dalam mengurangi biaya manufaktur.

Plastik dari Kulit kacang Mete