BAGI sebagian besar orang, seks adalah perilaku alami dan bagian dari hidup yang menyenangkan. Tapi bagi sebagian orang, seks dan segala komponen di dalamnya bisa menjadi pengalaman traumatis yang menakutkan.

Kita tentu menyadari bahwa seks bisa cukup menegangkan tanpa dihambat rasa takut berlebihan atau fobia. Tidak peduli seberapa aneh suara sumbang yang dialamatkan, latar belakang penderita fobia seks adalah akibat situasi umum yang menyedihkan. Penganiayaan, hubungan yang buruk, atau pertemuan pertama yang traumatis, semua bisa memicu sejumlah kecemasan.

Di sisi lain, fobia bisa jadi tidak memiliki pemicu tertentu, dan berkembang dari waktu ke waktu, tanpa diketahui penyebabnya. Beruntung, ada banyak sumber daya dan terapis seks untuk membantu mereka yang ingin melewati fobia dan menikmati hidup bebas dari stres. Berikut 12 ketakutan tidak masuk akal seputar seks, seperti dibeberkan Your Tango.

Ithyphallophobia

Ketakutan melihat, memiliki, atau berpikir tentang ereksi. Fobia yang memengaruhi pria maupun wanita ini juga disebut medorthophobia dan phallophobia.

Medomalacuphobia
Di sisi lain, medomalacuphobia adalah rasa takut kehilangan ereksi. Memang, banyak pria merasa gugup jika lemas di tengah pertempuran dengan pasangan. Tetapi, kenyataan membuktikan bahwa hanya mereka yang hidupnya “lumpuh” oleh fobia tersebutlah yang didiagnosis memiliki gangguan kecemasan sebenarnya.

Gymnophobia

Orang yang gymnophobia takut irasional terhadap bugil, baik melihat orang lain telanjang, ataupun dirinya sendiri yang telanjang.

12 Bentuk Fobia Seks


Ilmuwan coba mengungkap makna di balik mimpi-mimpi yang mengganggu dan meninggalkan kita bangun dalam keadaan panik dan berkeringat.
Mereka percaya meskipun mimpi buruk mungkin tidak secara langsung berhubungan dengan kehidupan saat terjaga, tapi hal itu dapat mencerminkan emosi atau kekhawatiran.
Lima tema mimpi buruk yang paling umum adalah jatuh, dikejar-kejar, merasa lumpuh, terlambat dan kematian orang yang dicintai.
Kehilangan gigi atau rambut, serta harus menghadapi ujian juga merupakan tema umum, bahkan di antara mereka yang terlalu muda untuk botak dan terlalu tua untuk duduk mengerjakan soal ujian.
Tetapi ada perbedaan yang jelas dalam topik yang menghantui tidur antara laki-laki dan perempuan dalam studi yang dilakukan di Jerman.
Laki-laki lebih cenderung memiliki mimpi buruk tentang kekerasan atau dipecat, sementara berkabung dan pelecehan seksual sering muncul di mimpi buruk perempuan, kata sebuah laporan di jurnal European Archives of Psychiatry and Clinical Neuroscience.
Dalam salah satu penelitian terbesar dalam jenisnya, peneliti meminta lebih dari 2.000 pria dan wanita menceritakan tentang mimpi buruk mereka.
Bagi yang tenang, sebanyak 48 persen mengatakan mereka tidak pernah mimpi buruk.
Tapi satu dari 10 mengatakan mereka memiliki mimpi yang menakutkan beberapa kali dalam setahun, dan hampir satu dari 20 terganggu oleh mimpi, setidaknya sekali dua minggu.
Bagi yang kurang percaya diri, baik pria maupun wanita bisa memiliki mimpi buruk tentang gagal ujian.
Mereka yang memiliki banyak mimpi buruk juga diminta untuk menggambarkan isinya.
"Topik seperti jatuh, dikejar-kejar atau lumpuh tidak berhubungan langsung dengan pengalaman hidup saat bangun," kata peneliti Dr Michael Schredl dari Asosiasi Internasional untuk Studi Mimpi.
Davina Mackail, kolumnis Daily Mail dan pakar mimpi mengatakan mimpi buruk adalah respons terhadap sesuatu yang belum terpecahkan. Mimpi itu dapat diperburuk oleh stres.

Terungkap Misteri Mimpi Buruk Hingga Berkeringat

Anda mungkin sudah mengetahui tentang ikan pemangsa manusia yang hidup di dasar samudera seperti Ikan Hiu. Namun, kisah-kisah berikut ini menceritakan keberadaan ikan predator raksasa sejenis Catfish (ikan lele) yang hidup di air tawar dan juga doyan menyantap daging manusia. 

Goonch Fish, Lele Pemakan Bangkai
Great Kali Gandaki River adalah sebuah sungai yang berada di perbatasan antara India dan Nepal. Alirannya bersumber dari sumber air di Pegunungan Himalaya di ketinggian 3600 dpl. Keindahan sungai ini sudah tak perlu diragukan lagi. Sayangnya suatu legenda menakutkan tentang monster pemakan manusia, menghantui desa-desa yang berada di kawasan ini. Membuat penduduk enggan mandi ataupun bermain di sekitar sungai itu.


Kejadian pertama yang mengawali teror ganas dari mahluk penghuni sungai itu terjadi pada bulan April tahun 1988. Seorang pemuda Nepal ketika baru saja masuk ke dalam sungai, langsung ditarik oleh “sesuatu” dan lenyap begitu saja. Tiga bulan berselang, seorang anak laki-laki yang sedang mandi di Sungai Kali bersama ayahnya, tiba-tiba di serang dan di seret kedalam air. Si ayah hanya bisa berteriak dan tak dapat melakukan apa-apa.

Setelah itu, kejadian seperti ini terjadi berulang kali hingga menghantui para penduduk yang tinggal di sekitar aliran Sungai Kali. Bahkan beberapa tahun belakangan ini, laporan tentang hilangnya penduduk yang mandi di Sungai Kali semakin meningkat. Penduduk bingung dan mulai berargumentasi tentang jenis mahluk yang tinggal di situ. Beberapa penduduk percaya ada sekumpulan buaya yang hidup di sungai itu. Namun setelah diselidiki, ternyata tidak ada komunitas buaya yang hidup di daerah itu.

Ikan-ikan Lele Pemangsa Manusia

Di Jepang memang sudah dikenal sejak dahulu cara mengakhiri hidup dengan niat dan tindakan sendiri yang dikenal sebagai Harakiri. Bahkan tindakan bunuh diri ini kerap dilakukan para ksatria Jepang jaman dahulu. Namun apa yang terjadi kini di negara super canggih ini?

Wataru Tsurumi, penulis buku Panduan Lengkap Bunuh Diri di Jepang kembali muncul ke hadapan publik. Menurutnya, pemerintah Jepang mulai menangani masalah yang sejak dulu tak mendapat perhatian.

Editor majalah itu sempat menghebohkan Jepang saat meluncurkan bukunya 1993 lalu. "Saya membongkar tabu di masyarakat Jepang," cetus pria berusia 42 tahun tersebut.

Dalam bukunya, Tsurumi menulis cara-cara untuk bunuh diri. Mulai dari menggunakan obat, memotong urat nadi, hingga menggunakan gas karbon monoksida.

Buku Tata Cara Bunuh Diri

Musibah alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis?


Plato (427 – 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Benarkah Indonesia Adalah Benua Atlantis Yang Hilang?

Mengapa Pelangi Melengkung?

Ada beberapa pembaca yang meminta saya untuk menulis mengenai Urband Legend. Walaupun menarik, Urban Legend mungkin lebih didominasi mitos dibanding fakta kebenaran. Namun, untuk memenuhi permintaan itu, saya telah memilih satu kisah Urban Legend yang berkisar pada salah satu tokoh favorit saya, yaitu tentang kutukan di sekitar film Superman. Ingat, saya tidak menyajikan tulisan ini sebagai sebuah kebenaran yang harus dipercayai, melainkan hanya sebagai informasi "sekedar tahu".

Urban Legend adalah mitos atau legenda kontemporer yang seringkali dipercaya secara luas sebagai sebuah kebenaran. Kebanyakan Urban Legend berkaitan dengan misteri, horor, ketakutan, humor atau bahkan kisah moral. Urban Legend tidak selalu berarti kisah bohong, namun, sama seperti kisah yang disebarkan dari mulut ke mulut, Urban Legend juga sering dibesar-besarkan sehingga menjadi lebih sensasional. Di Indonesia, kisah yang bisa dianggap sebagai Urban Legend contohnya adalah rumah pondok indah, terowongan casblanca, rumah gurita di Bandung dan lain-lain.

Sebenarnya, selain kutukan Superman, ada banyak Urban Legend atau kepercayaan lain yang melibatkan kutukan. Contohnya adalah kutukan yang menimpa presiden Amerika Serikat sejak Abraham Lincoln sehingga setiap 20 tahun, presiden Amerika akan terbunuh atau meninggal pada saat masih menjabat (Dan ini benar-benar terjadi). Kutukan ini dipercaya berakhir pada masa Ronald Reagen.

Lalu ada lagi kutukan keluarga Kennedy, kutukan keluarga Bruce Lee, atau yang paling heboh belakangan ini, kutukan penerima Oscar yang konon setelah menerima Oscar akan mengalami perceraian.

Kutukan Superman adalah sebuah kepercayaan kalau suatu malapetaka akan menimpa orang-orang yang terlibat dalam karakter Superman yang disajikan berbagai media, terutama film.

Kutukan ini pada dasarnya berbunyi:
"Jika kamu berniat untuk memerankan manusia terkuat di dunia, maka kamu akan berakhir dengan kematian atau berada pada posisi yang terlemah."
Kutukan ini konon bermula dari pencipta karakter Superman sendiri, Jerry Siegeldan Joe Shuster.

Siegel dan Shuster
Siegel dan Shuster menciptakan tokoh Superman pada tahun 1938. Namun, pemegang hak cipta atas karakter itu adalah perusahaan tempat mereka bernaung, DC Comics. Pada tahun 1946, kedua orang tersebut menuntut DC Comics karena merasa diberi kompensasi yang kurang atas keberhasilan karakter itu. Pengadilan New York akhirnya memutuskan untuk memberikan penyelesaian maksimal $60.000 untuk masing-masing. Jumlah ini tentu saja sangat kecil dibanding jutaan dolar yang didapat dari Superman.

Misteri Kutukan Superman


Foto Stefanie Isak dan Adolf Hitler. Kalau saja kedua insan ini bersatu... apa kata dunia?

August Kubizek, sahabat dekat Adolf Hitler sewaktu masih ABG


Bisa dibilang bahwa sejarah kehidupan Adolf Hitler adalah merupakan salah satu yang paling lengkap karena telah banyak buku ditulis mengenainya. Meskipun begitu, fase kehidupannya di masa muda (terutama ketika masih menjadi ABG di kota Linz dan Wina) tetaplah diselimuti oleh misteri dan kontroversi.

Adolf Hitler Pernah Mempunyai Pacar Orang Yahudi?