Wow...21 Siswa High/Scope jadi Diplomat PBB!

Sebanyak 21 siswa-siswi SMU High/Scope Indonesia akan bertolak ke New York, Amerika Serikat (AS), untuk menjadi diplomat pada National High School Model United Nations (NHSMUN) ke-36 pada 17-20 Maret 2010 mendatang.
Kegiatan NHSMUN akan diikuti oleh 2.000 siswa SMU dari seluruh dunia, khususnya dari 192 negara yang terdaftar sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Setiap komite yang datang dipimpin oleh para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di negara tersebut.
Menurut staf Business Management Sekolah High/Scope Indonesia Dwi B Lestiyo kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (1/3/2010), pada konferensi NHSMUN 2010 tersebut siswa SMU High/Scope Indonesia akan menjadi diplomat dari negara Burundi. Mereka akan berpartisipasi dalam komite Disarmament and International Security Committee, Economic and Financial Committee, Legal Committee, serta Social Humanitarian and Cultural Committee.
"Tiap perwakilan akan belajar tentang sebuah negara tertentu, mengambil peran sebagai seorang diplomat, menyelidiki konflik internasional, serta mengusulkan solusi terhadap permasalahan negara tersebut," ujar Lestiyo.
Dia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di kantor pusat PBB di New York ini diharapkan dapat menginspirasi dan memberikan wawasan kepada para siswa, sehingga kelak, siswa juga dapat memberikan kontribusinya bagi pembangunan di negerinya sendiri.
NHSMUN, lanjut Lestiyo, merupakan kegiatan simulasi akademik terhadap PBB yang bertujuan untuk mendidik para peserta tentang kewarganegaraan, situasi dunia terkini, komunikasi antarnegara, globalisasi, serta diplomasi internasional. Kegiatan ini diselenggarakan tiap tahun oleh International Model United Nations Association, Inc. (IMUNA), yaitu sebuah lembaga non-profit (NGO) yang telah diakui statusnya oleh PBB sejak 1979.­
"Tetapi selain mengikuti simulasi ini, para siswa juga akan mengikuti Merill Lynch Global Business Challenge and Virtual Enterprises Trade Fair, mengunjungi berbagai universitas, museum dan serta pusat-pusat penelitian," tambah Lestiyo.

KOMPAS.com
Reactions:

0 comments:

Post a Comment

adsensecamp