Australia Puji Indonesia Berantas Teroris


Australia memuji upaya Indonesia dalam memberantas terorisme dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pencapaian Indonesia dalam memerangi terorisme itu tidak menjamin bahwa Australia tidak akan lagi menerapkan status peringatan berkunjung (travel warning) kepada warganya ke negeri ini.

Demikian menurut Perdana Menteri (PM) Australia, Kevin Rudd, saat menggelar jumpa pers bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Canberra, Rabu 10 Maret 2010. Jumpa pers itu berlangsung sebelum Yudhoyono berpidato di Gedung Parlemen Australia.

Rudd mengakui bahwa Indonesia sukses dalam mengacaukan dan melucuti jaringan teroris. Penahanan sejumlah gembong teroris di Indonesia, bagi Australia, merupakan pukulan telak bagi ancaman terorisme di kawasan ini.
Pengakuan itu tertuang dalam pernyataan bersama kedua pemimpin yang telah dimuat di laman Kantor Perdana Menteri Australia.

"Terobosan yang telah dilakukan Indonesia dalam melumpuhkan berbagai jaringan teroris telah berlangsung signifikan," kata Rudd. Dia tidak menyinggung pencapaian Indonesia itu secara spesifik, termasuk tidak mengomentari penggerebekan gembong teroris yang berlangsung di Pamulang, Banten, Selasa kemarin.

Kendati melontarkan pujian atas pencapaian Indonesia dalam memberantas terorisme, Rudd tidak bisa menjamin bahwa status peringatan berkunjung yang kerap dikeluarkan Australia kepada Indonesia sejak Insiden Bom Bali 2002 tidak akan lagi berlaku.

"Mengenai status peringatan berkunjung yang dikeluarkan Australia saat ini, hal itu diberlakukan secara independen oleh pihak-pihak berwenang Pemerintah Australia," kata Rudd menanggapi pertanyaan seorang wartawan Indonesia mengenai travel warning seperti dikutip laman news.com.au.

"Kebijakan-kebijakan itu tetap diberlakukan demikian di waktu mendatang. Pemerintah Australia, pada tingkat politis, tidak bisa ikut campur," kata Rudd.

Selain membicarakan terorisme, kedua pemimpin juga menyinggung peningkatan kerjasama bilateral di bidang anti penyelundupan manusia, kejahatan lintas batas, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Hari ini merupakan hari kedua lawatan Yudhoyono ke Australia, yang berlangsung sejak Senin kemarin hingga Kamis esok.
• VIVAnews
Reactions:

0 comments:

Post a Comment

adsensecamp