Tolak Pinjami Uang, Lina Dibunuh


Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Nur (24) gelap mata saat Lina (25) menolak meminjaminya uang. Nur lalu mencekik Lina hingga tewas di kamar mandi. Nur akhirnya dibekuk polisi dalam tempo 6 jam.

Pembunuhan itu terjadi di sebuah mess perusahaan Jalan Cipete 1 No 2, Ciandak, Jakarta Selatan, Minggu 1 November 2009 malam.

"Penyelidikan sementara karena Nur hendak pinjam uang tapi tidak diberi pinjaman oleh Lina," kata Kapolsek Cilandak, Kompol Dony Adityawarman, kepada detikcom, Senin (2/11/2009).

Dikatakan dia, Nur kalap lalu mencekik hingga tewas di kamar mandi. Nur kemudian membawa kabur sejumlah uang dan harta benda milik Lina.

"Langsung anak buah kami mengejar pelaku. Awalnya kami mengejar ke rumah saudaranya di Cileungsi Bogor. Tapi hasilnya nihil. Lantas kami bergerak di rumah sepupunya di Jakarta Timur dan pagi ini bisa dibekuk.Tidak sampai 6 jam pelaku telah kami tangkap," kata Dony.

Rupiah Berjaga-jaga


Nilai tukar rupiah bergerak stabil menjelang Rapat Dewan Gubernur BI dan juga pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve).

Pada perdagangan Rabu (4/11/2009), rupiah dibuka melemah tipis 9.605 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.600 per dolar AS.

Analis meyakini BI Rate akan tetap bertahan di level 6,5% dengan kebijakan moneter diprediksi tidak ada yang baru. BI tampaknya tidak tergoda untuk mengubah tingkat suku bunga meski sebagian bank sentral mulai bergerak menaikkan suku bunga, seperti Bank Sentral Australia.

Di pasar global, dolar AS bergerak menguat atas mayoritas mata uang dunia. Kondisi pasar finansial yang masih rentan kembali memicu investor untuk berburu dolar AS.

Euro tercatat melemah ke 1,4728 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4772 dolar. Sementara dolar AS stabil di 90,31 yen, dibandingkan sebelumnya di 90,33 yen

http://www.detikfinance.com/read/2009/11/04/084421/1234654/6/rupiah-berjaga-jaga

Bangun website anda sekarang